Jenis-Jenis Kain

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

Artikel ini akan membahas 20 jenis kain yang umum beredar di pasaran, atau umum digunakan di industri tekstil. Ada banyak sekali jenis kain di pasaran apabila kita sertakan jenis-jenis yang sudah dikembangkan atau mengalami pencampuran. Namun kali ini kita hanya akan membahas secara umum saja.

Pengetahuan akan kain ini dibutuhkan agar anda bisa menentukan jenis kain apa yang cocok dengan keperluan anda. Nama atau jenis yang kami sebutkan ini adalah yang umum digunakan dalam industri, beberapa penjual mungkin memberi nama sendiri untuk menarik perhatian konsumen. Berikut ini jenis-jenis kain yang telah kami rangkum:

      1. Kain Cotton Combed

kain combed
kain combed

Cotton combed ini dibuat murni dari 100% serat kapas alami. Cotton combed memiliki tekstur yang sangat halus, adem dan mudah sekali dalam menyerap keringat, sehingga sangat nyaman dan cocok sekali dipakai di negara kita yang memiliki iklim tropis. Kain Combed memiliki karakter serat benang halus dan terlihat rapi.

Ada beberapa combed yang umum tersedia di pasaran diantaranya combed 20s, 24s, 30s. Apa yang membedakannya? Yang membedakan adalah ketebalannya, kain 20s adalah yang paling tebal dan 30s adalah yang paling tipis. Kain combed 30s adalah kain yang paling populer di pasaran dan banyak digunakan. Bahkan, combed 30s sudah menjadi bahan utama kaos distro, di samping karena nyaman ketika digunakan harganya juga lebih terjangkau. Iklim indonesia yang tropis dan cenderung panas juga menjadi alasan mengapa orang-orang lebih menyukai kain dengan ketebalan 30s.

      2. Kain Cotton Carded

kain carded
kain carded

Kain carded ada di kelas yang lebih rendah dari kain combed. Di mana hasil rajutan dan juga penampilannya yang kurang halus dan kurang rata di beberapa bagian. Kain carded ini sendiri memiliki harganya yang relatif lebih murah jika dibandingkan cotton combed. Bahan cotton carded sendiri pada umumnya digunakan dalam produksi kaos dengan segmen menengah ke bawah atau jika anda menghendaki pembuatan kaos dengan budget minim.

      3. Kain Lacoste/ Pique

kain lacoste
kain lacoste

Kain ini biasa dipakai untuk pembuatan kaos berkerah atau jika di pasaran sering disebut polo shirt/ kaos polo. Bahan lacoste merupakan kain dengan tipe rajutan pique yang memiliki karakter lubang-lubang/ berpori besar. Ada beberapa jenis kain lacoste yang sering kita jumpai, diantaranya Lacoste Cotton, Lacoste CVC, Lacoste TC dan Lacoste PE, yang membedakan dari masing-masing jenis itu adalah material penyusunnya. Penjelasan lengkap mengenai jenis-jenis kain Lacoste kami buatkan artikel tersendiri.

Baca Juga : Jenis Jahitan Pada Kaos

      4. Kain Fleece

kain fleece
kain fleece

Fleece adalah salah satu jenis kain yang menyerupai wol dan berbulu pada permukaannya, kain ini mudah sekali untuk menguapkan keringat melalui pori-pori kain dengan sangat cepat. Umumnya jenis kain fleece memang digunakan untuk bahan pakaian yang diletakkan di bagian dalam pakaian, hal ini berguna agar pakaian yang Anda gunakan terasa lebih hangat ketika dipakai. Fleece sering digunakan dalam membuat jaket, sweater serta celana training.

           5. Kain Polyester

kain polyester
kain polyester

Polyester adalah jenis kain yang terbuat dari bahan serat sintetis atau serat buatan. Karakter serat sintetis biasanya kurang baik dalam menyerap keringat, sehingga kain ini banyak digunakan untuk keperluan pakaian olahraga atau aktivitas luar ruangan. Jika Anda menggunakan pakaian berjenis kain polyester di tempat yang panas maka akan terasa panas dan jika Anda pakai ditempat dengan suhu dingin maka akan terasa dingin juga. Apabila disentuh kain rasanya akan sedikit lebih keras atau kaku dan agak licin. Dari segi harga Polyester memiliki harga yang rendah dibandingkan yang lainnya.

      6. Kain Spandex

kain spandex
kain spandex

Spandex adalah salah satu bahan kain yang mempunyai elestasitas yang sangat baik hampir mirip dengan karet. Karena spandex sendiri mempunyai bahan 100% sintetis yang memang benar-benar diciptakan untuk menggantikan bahan karet. Penggunaan kain spandex biasanya digabungkan bersamaan dengan cotton atau polyester. Biasanya bahan ini digunakan untuk celana olahraga atau legging karena mempunyai sifat yang sangat lentur. Bahan spandex akan mengikuti lekuk tubuh sehingga nyaman dan membantu lebih fleksibel dalam bergerak

      7. Kain TC (Teteron Cotton)

kain teteron
kain teteron

Kain TC ini merupakan campuran dari serat cotton dan polyester dalam pembuatannya, yang terdiri dari 35% cotton combed dan 65% polyester. Kain jenis ini tidak begitu baik dalam menyerap keringat sehingga kain ini akan terasa panas ketika telah dikenakan. Jika dilihat dari kelebihannya kain ini sama sekali tidak mudah kusut, dan juga tidak mudah melar.

      8. Kain Hyget

kain hyget
kain hyget

Kain jenis ini terbuat dari campuran bahan polyester dan cotton tapi dengan bahan yang lebih tipis. Oleh karena itu memang jenis kain ini harganya lebih murah. Pada umumnya memang kain ini memiliki tampilan yang sangat mengkilap, tidak mudah kusut dan sedikit panas. Terlebih lagi sebenarnya memang bahan ini kurang layak jika dijadikan kaos di samping harganya yang murah. Namun karena harganya yang murah, di pasaran kain jenis ini sering digunakan untuk keperluan kaos promosi maupun kaos untuk kampanye.

      9. Kain Rajut

kain rajut
kain rajut

Jenis kain ini memang dibuat dengan proses merajut beberapa benang menjadi sebuah kain. Strukturnya memang terbentuk dari jeratan benang-benang yang saling menggait satu dengan lainnya. Bahan Rajut akan sangat berguna untuk mengatasi beragam cuaca yang dingin. Kain ini tidak baik dalam menyerap keringat dan tidak cocok jika dikenakan dalam cuaca yang panas.

      10. Kain Sifon

kain sifon
kain sifon

Kain Sifon ini sendiri dibuat menggunakan bahan sintetis dengan perpaduan antara bahan sutra, katun, nilon, polyester ataupun rayon. Kain ini memiliki karakter yang sangat tipis, ringan dan transparan. Kain sifon sendiri memang tidak akan menyerap keringat. Kain ini ketika dipakai seringkali meninggalkan bau badan. Jika dilihat memang jenis kain ini akan sangat cocok untuk gaun malam dan juga pakaian formal.

      11. Kain Sutra

kain sutra
kain sutra

Jika kalian tahu bahwa kain ini sendiri dibuat dari kepompong ulat sutra. Kain sutra ini memiliki tekstur yang sangat lembut, halus dan juga tidak licin. Kain sutra tersebut juga dapat menyerap keringat sehingga nantinya sangat nyaman ketika Anda gunakan. Perlu diketahui juga jika jenis kain ini tergolong sangat mahal dibandingkan dengan kain jenis yang lainnya.

      12. Kain Twistcone

kain twistcone
kain twistcone

Jenis kain ini mirip sekali dengan kain sifon, apa bedanya? Kain ini mungkin lebih tebal dengan lebih berat jika dibandingkan-bandingkan dengan sifon inilah yang menyebabkan kain ini tidak akan tembus pandang. Diketahui juga jika kain twistcone memiliki kesan lebih jatuh pada badan sehingga tidak akan mampu menyerap keringat, namun juga tidak akan meninggalkan bau badan lain dengan kain sifon.

      13. Kain Rayon

kain rayon
kain rayon

Kain rayon adalah kain yang teksturnya agak sedikit licin, sangat mengkilap dan jatuh. Bahan yang digunakannya sendiri sangat adem dan mudah sekali dalam menyerap keringat sehingga kain ini begitu nyaman dipakai dalam berbagai kondisi cuaca apapun. Kain rayon adalah kain sintetis yang pertama dibuat oleh manusia.

      14. Kain Baby Terry

kain baby terry
kain baby terry

Kain Baby terry atau yang biasa disebut juga sebagai kain baby tray ini dibuat dengan menggunakan katun atau serat kapas. Memang pada awalnya kain jenis ini digunakan dalam pembuatan handuk karena teksturnya yang sangat lembut. Selain itu juga kain ini mempunyai bulu yang lembut. Pada bagian dalamnya sendiri memiliki tekstur yang sangat halus dan juga lembut seperti selimut.

Kain jenis ini sangatlah cocok untuk kulit bayi dan juga balita. Hal tersebut yang membuat jenis kain ini disebut dengan istilah baby terry, selain itu juga bahan ini juga banyak digunakan untuk bahan sweter atau jumper. Namun pada belakangan ini kain jenis baby terry sangat banyak sekali digunakan untuk blazer pada wanita.

      15. Kain Lycra

kain lycra
kain lycra

Jenis kain ini sendiri memang sangat elastis dan termasuk ke dalam kelompok kain spandex. Jenis lycra pada umumnya sendiri telah terbagi ke dalam 3 jenis yakni lycra nilon, lycra katun, dan lycra wol. Kain lycra ini sendiri memang memiliki kemampuan dalam Menahan sinar ultra violet. Maka dari itu sebenarnya kain ini banyak sekali digunakan dalam pembuatan maxi dress ataupun terusan bagi wanita.

      16. Kain Drill

kain drill
kain drill

Kain dril adalah kain pintal yang memiliki serat berbentuk miring atau diagonal dan memiliki jalinan benang yang begitu kuat. Bahan dari kain drill adalah campuran cotton dan juga polyester. Tentunya semakin tinggi kadar cotton-nya, maka biasanya akan semakin tinggi juga harganya. Anda perlu tahu jika kain ini memiliki jenis-jenis sebagai berikut: Kain American Drill, Kain Twist Drill dll.

      17. Kain Viscose

kain viscose
kain viscose

Viscose pada kain ini memang memiliki serat organik yang merupakan buatan manusia dan biasa digunakan sebagai bahan kain. Kain ini memiliki tekstur yang mirip dengan tekstur kapas sehingga akan sangat lembut ketika digunakan dan begitu dingin jika dalam kondisi cuaca dingin dan sebaliknya jika dalam kondisi panas maka akan panas.

      18.   Kain Linen

kain linen
kain linen

Kain linen adalah kain yang terasa dari serat yang alami yaitu serta tumbuhan rami. Adapun cirinya adalah agak kaku namun terasa begitu halus. Kain ini sendiri tidak memiliki sifat yang sangat elastis jadi walaupun direntangkan tidak akan menjadi melar. Perlu diketahui juga jika kain ini banyak digunakan dalam pembuatan bahan sprei atau serbet.

      19.   Kain Satin

kain satin
kain satin

Kain jenis ini memang memiliki permukaan yang sangat mengkilap dan licin. Kain satin juga banyak sekali jenisnya, pada kain satin dengan harga murah tidak akan menyerap keringat berbeda dengan kain satin dengan harga yang lebih mahal. Kain ini juga biasanya digunakan untuk bahan-bahan pembuatan kerajinan, kain pelapis, serta furing.

      20.   Denim

kain denim
kain denim

Denim atau kain jeans adalah material kain yang begitu kokoh yang terbuat dari katun twill. Bahan denim banyak sekali digunakan dalam pembuatan celana yang sering kali Anda kenal sebagai celana jeans. Selain celana bahan denim juga banyak sekali untuk digunakan pada jaket dan pakaian seperti blouse. Pada awalnya kain denim ini dipakai oleh pekerja tambang dan pekerja konstruksi karena karakternya yang kokoh dan kuat tadi.

Kami dari “General Konveksi” siap mengerjakan kebutuhan sandang anda. Mulai dari kaos, kemeja, jaket, polo, kaos sepak bola, dll.

Konveksi Semarang cocok untuk kebutuhan, komunitas, organisasi, kantor, seragam pikinik, gathering dan lain-lain. Kami siap mengerjakan mulai dari jumlah satuan, puluhan, sampai ribuan pcs.

Silahkan kontak  kami untuk konsultasi desain dan harga.
Tanyakan dulu saja, kami akan berusaha menjawab semampu kami. Silahkan juga liahat Instagram Konveksi Semarang juga untuk liat foto-foto terbaru. Dan juga Liat juga Facebook Konveksi Semarang

Tidak perlu sungkan, tanyakan dulu saja : )
Anggap kami sebagai teman anda, santai saja, silahkan tanyakan dulu saja : )

Alamat: Jalan Meranti Raya No. 140 Banyumanik, Semarang
WA : 085641330992

Bagikan & Diskusikan dengan teman :

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on tumblr
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email

Copyright | General Konveksi