Kaos Polo, Sejarahnya di Dunia

Kita sering menyebut baju berkerah rajutan dengan dua atau tiga kancing di bawah leher sebagai kaos polo. Namun tahukah anda bagaimana asal-usul mengapa pakaian ini disebut demikian. Kami General Konveksi Semarang akan memberikan sedikit cerita tentang sejarah kaos polo ini. Meskipun memiliki nama polo, namun ternyata pada awalnya kaos ini digunakan pada olahraga tenis lapangan.

kaos polo
kaos polo

Rene Lacoste

Pada tahun 1920-an seorang Perancis bernama Rene Lacoste adalah salah satu pemain yang mendominasi dunia tenis saat itu. Dia memenangkan tujuh kategori  turnamen Grand Slam selama karirnya.

Awal Mula Kaos Polo

Lacoste tidak suka pakaian tenis tradisional, ia merasakan jika pakaian itu terlalu membatasi pergerakannya dan tidak nyaman. Therefore, ia pun mulai mencoba merancang pakaian yang ia rasa lebih baik. Dia merancang kaos putih lengan pendek berbahan katun pique rajut yang lentur dengan kerah yang menjulur, tidak kaku, placket berkancing dan ujung baju bagian belakang lebih panjang daripada depan (tenis tail). Dia pertama kali mengenakan baju rancangannya pada tahun 1926 di Amerika. Setahun kemudian ia menambahkan lambang buaya kecil di dada kiri bajunya untuk mencerminkan “The Crocodile”. Julukan yang diberikan penggemar tenis dan pecinta olahraga saat itu kepadanya.

Desain baju tenis Lacoste ini ternyata mengatasi beberapa permasalahan yang ada di baju tenis tradisional. Diantaranya, lengan pendek dengan rib melingkar yang mengatasi masalah lengan panjang yang harus digulung dan dilipat sisinya. Kerah leher dapat dengan mudah dilonggarkan dengan cara membuka kancing placketnya. Kerah rajutan yang dapat diangkat atau ditegakkan untuk melindungi leher dari sengatan matahari. Selain itu, kain rajutan pique memiliki pori-pori yang cukup besar sehingga memudahkan sirkulasi udara agar kulit dapat bernafas.

Pada tahun 1933, setelah pensiun dari tenis profesional, Lacoste bekerja sama dengan seorang teman di industri pakaian untuk membentuk sebuah perusahaan, bernama Kamisol Lacoste untuk memproduksi dan menjual kaos tenis bermerek, dengan logo buaya kecil.

Mengapa Disebut Kaos Polo

Sebelum inovasi Lacoste ini, pemain polo juga memakai baju berbahan tebal, kaos yang terbuat dari katun tenun yang nyaman. Dan ketika pemain polo melihat desain kaos Lacoste ini, mereka kemudian mengadopsinya untuk digunakan dalam olahraga mereka. Bahkan kemudian, desain Lacoste sangat mendominasi dalam olahraga polo, sampai istilah “polo shirt” menjadi nama universal untuk kaosnya. Pemain tenis bahkan menyebut baju mereka sebagai “baju polo” meskipun olahraga mereka telah menggunakannya lebih awal dari pemain polo.

Pada tahun 1972, Ralph Lauren memasukkan “polo shirt” sebagai bagian dari fashion linenya. Brand ini, menampilkan sebuah emblem bordir bergambar pemain polo dan kuda, semakin menguatkan nama “polo shirt” untuk menggambarkan baju rajutan yang awalnya dirancang oleh Rene Lacoste ini.

Polo shirt ini sudah banyak digunakan dalam olahraga lain seperti golf, selain itu juga telah menjadi pakaian utama di dunia non-olahraga yang biasa dipilih untuk seragam sekolah, seragam ritel, seragam perhotelan dan seragam pedagang. Tujuan awal Rene Lacoste untuk merancang baju yang nyaman dan praktis untuk tenis telah terwujud dan bahkan memberikan dampak jangka panjang pada industri fashion dan pakaian.

Baca juga: Jenis-jenis Kain <— Klik

Kami dari “General Konveksi” siap mengerjakan kebutuhan sandang anda. Mulai dari kaos, kemeja, jaket, polo, kaos sepak bola, dll.

Konveksi Semarang cocok untuk kebutuhan, komunitas, organisasi, kantor, seragam pikinik, gathering dan lain-lain. Kami siap mengerjakan mulai dari jumlah satuan, puluhan, sampai ribuan pcs.

Silahkan kontak  kami untuk konsultasi desain dan harga.
Tanyakan dulu saja, kami akan berusaha menjawab semampu kami. Silahkan juga liahat Instagram Konveksi Semarang juga untuk liat foto-foto terbaru. Dan juga Liat juga Facebook Konveksi Semarang

Tidak perlu sungkan, tanyakan dulu saja : )
Anggap kami sebagai teman anda, santai saja, silahkan tanyakan dulu saja : )

Alamat: Jalan Meranti Raya No. 140 Banyumanik, Semarang
WA : 085641330992

Bagikan & Diskusikan dengan teman :

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on tumblr
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email

temui kami juga di :